Memahami Jual Beli Online dengan Sistem COD

Jual Beli Online dengan Sistem COD Lebih aman
Jual Beli Online dengan Sistem COD Lebih aman

Penjualan barang dengan sistem pembayaran ditempat atau cash on delivery atau biasa disebut COD sudah cukup dikenal di masyarakat, namun Masih ditemukan ada permasalahan seperti yang viral di media sosial antara konsumen dan juga kurir. Bagaimana seharusnya kita menghadapi masalah ini, karena jual beli online di era digital sudah sangat diandalkan untuk setiap lapisan masyarakat.

Sebenarnya kalau kita lihat untuk masalah ini hanyalah berlaku konsumen baru yang baru belanja online, kalau untuk konsumen yang sudah terbiasa mereka tentu lebih memilih untuk berhati-hati ataupun sudah paham mekanisme dengan pembayaran digital langsung COD.

Sosialisasi bagaimana sih belanja online yang benar dan aman perlu untuk di tekankan, karena dalam sebuah transaksi online itu perlu dipahami tentang adanya ekosistem yang berantai dari platform, merchant, Mitra logistik, Mitra pembayaran, dan setiap bagian itu sangat mungkin ada isu, jadi kita lihat bahwa edukasi sangat penting. apalagi untuk daerah yang jauh dari ibu kota seperti tubaba.

Baca Juga : Tubaba Online Shop dengan Media sosial dan Marketplace

Selain itu kita juga harus tahu bahwa kurir itu bukan sebagai castomer servise ataupun jadi sarana untuk pengaduannya, kita harus tahu bahwa kurir hanya deliverynya.

Table of Contents

Kalau kita melihat sistem cod ini hanya berbeda di cara bayar saja, jadi setelah mereka melakukan check-out di keranjang dari platform, konsumen wajib membayar ketika kurirnya sampai mengirimkan produk secara langsung ke konsumen, jadi selama produk diterima dalam keadaan aman atau masih rapi saat dikirim penjual, konsumen wajib melakukan pembayarannya. Kita harus tahu bahwa tugas kurir hanya sampai mengirimkan produk, jadi tidak lebih dari itu.

Cara Aman Belanja Online

Memahami belanja online perlu diperhatikan beberapa hal berikut ini, agar anda tidak kecewa dan mengeluhkan barang kepada kurir karena barang atau produk tidak sesuai dengan keinginan atau ekspektasi anda, apalagi untuk anda yang berada di wilayah jauh dari ibu kota, seperti daerah Tubaba misalnya.

Memilih platform yang terpercaya

Bagaimana memilih platform belanja online, kita tahu bahwa di indonesia terdapat banyak platform belanja online yang mendukung dengan sistem pembayaran ditempat atau cash on delivery atau biasa disebut COD. seperti Shopee, Lazada, JD.ID, Tokopedia, Blibli, Bhinneka dan yang lainya. Kebanyakan platform jual beli online ini telah terpercaya, dan tentu aman untuk berbelanja baik secara cod.

Memilih dan membaca Produk di Platform

Sebelum berbelanja online, sebaiknya kita tetap memperhatikan dan memilih produk dengan lebih teliti. Meskipun platform yang dipilih telah terpercaya, hal ini sangat dan wajib dilakukan untuk menghindari kerugian bagi calon pembeli atau konsumen. Apa saja yang perlu diperhatikan dalam masalah ini, selain membaca detail produk anda juga harus memperhatikan beberapa hal berikut.

  • Membaca deskripsi produk
  • Melihat toko yang memang sudah terpercaya
  • Melihat rate, bintang diatas 4 sudah bagus
  • Melihat rivew dari konsimen lain

Melakukan pembelian online baik melalui digital payment atau cash on delivery (COD) di platform terpercaya baik di Shopee, Lazada, JD.ID, Tokopedia, Blibli, Bhinneka dan yang lainya anda tidak perlu kawatir, uang anda tidak langsung diterima penjual sebelum anda atau konsumen mengkonfirmasi produknya sesuai pesanan.

Memahami Jual Beli Online dengan Sistem COD
Memahami Jual Beli Online dengan Sistem COD

Jual Beli Online dengan Sistem COD Lebih aman

Merujuk kepada sistem pembelian COD atau cash on delivery itu sebenarnya secara mekanisme lebih aman, karena Konsumen akan membayar ketika barang sudah sampai ke lokasi, nah ini penting karena dari data pengajuan blki memang 33 % pengaduan konsumen terkait dengan tipe dagang atau e-commerce itu 30 % barang yang di kirim tidak sampai dengan berbagai alasan, dengan sistem cod hal ini lebih aman.

Permasalahan belanja onine dengan sistem cod ini lebih mengacu kepada konsumen, dimana setiap konsumen yang hendak berbelanja harus memahami proses bisnis perdagangan secara digital bahwa disitu ada entitas dan banyak yang harus diperhatikan konsumen seperti pedagangnya, seller, dan ada kurir.

Perlu diingat bahwa konsumen melakukan komplain sederhana adalah hak konsumen, dan terjamin di dalam undang-undang perlindungan konsumen bahwa konsumen berhak mengeluh dan mengadu ketika bertransaksi. Namun diperhatikan dalam pengaduan harus sesuai dengan prosedur yang ada bukan kepada kurirnya.

Belanja online ini memang harus membaca syarat dan ketentuan yang berlaku, misalnya harganya berapa kemudian kualifikasi barangnya Seperti apa warnanya seperti apa, kemudian mekanisme pengembalian kalau kemudian terjadi masalah seperti apa. karena memang tidak bisa ketika terjadi masalah kemudian langsung dikembalikan kepada kurirnya. karena transaksi pengiriman barang dan kurir hanya mengantarkan soal pengembaliannya itu sudah terdapat di mekanisme atau bisnis yang lain yang itu harus di order konsumen dengan cara-cara tertentu. Semoga bermanfaat dan Terimakasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *